Inilah Alasan Kenapa Ibu Hamil Perlu Gabung SMSbunda

Anda hanya butuh waktu membaca artikel ini.
SMS Bunda


Animasi SMSbunda
Wanita itu luar biasa, kepada merekalah status sebagai penerus keturunan disandangnya. Setelah berkeluarga ia akan disebut sebagai seorang istri bagi suami dan ibu bagi putra-putinya.

Tidak ada yang lebih membanggakan bagi seorang istri selain mendapatkan anugerah kehamilan. Dengan kehamilan ini, seorang istri akan memberikan kebahagiaan bagi dirinya sendiri, suami dan tentu saja bagi seluruh keluarga.

Suami mana yang tidak gembira ketika seorang istri keluar dari kamar mandi dengan test pack di tangannya lalu bilang, "Pa, aku hamil !"

Orang tua mana yang tidak bahagia ketika mendapatkan khabar kehamilan anak atau menantunya, lalu mereka pun bilang, "Pak, Si Tini hamil, sebentar lagi kita akan punya cucu, kita akan dipanggil eyang loh, Pak."

Walaupun demikian, tidak semua kehamilan mampu memberikan kebahagiaan lebih lanjut bagi keluarga karena sebab-sebab tertentu. Kebahagiaan kehamilan seketika terenggut bila terjadi kematian ibu dan bayi yang dikandungnya ataupun kematian pasca melahirkan.

Angka Kematian Ibu Hamil di Indonesia
Fakta tentang kematian ibu dan anak saat melahirkan atau setelahnya masih tinggi di dunia. Data WHO tahun 2015 menyebutkan bahwa setiap hari telah terjadi kematian ibu hamil (maternal mortality) sebanyak 830 kasus. Di negara kita sendiri, angka kematian ibu hamil tersebut bahkan menjadi yang tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara.

Asean Mortality

Merujuk pada data UNFPA (United Nations Population Fund) tahun 2013, telah terjadi 228 kematian per 100.000 kelahiran hidup di Indonesia. Bahkan kalau kita memakai data dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), angka kematian ibu hamil berada pada angka 359 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Artinya, angka kematian ini masih sangat tinggi dan jauh dari target global MDGs (Millenium Development Goals) yakni 102 per 100.000 kelahiran hidup.

Indonesia Mortality


Tingginya angka maternal mortality diatas disebabkan karena hal-hal sebagai berikut :

1
AWARENESS
Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terutama ibu hamil dan keluarga untuk mendukung program pemerintah dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi (maternal mortality). Selain itu adalah rendahnya kesadaran untuk memeriksakan diri dan kandungannya kepada tenaga kesehatan selama proses kehamilan;

2
GEOGRAFIS
Sulitnya mengakses pusat-pusat layanan kesehatan serta terbatasnya tenaga kesehatan (dokter spesialis kandungan, bidang dan tenaga medis lainnya) karena kondisi geografis terutama di daerah-daerah pedesaan dan pedalaman.

3
SOSIO-KULTURAL
Tingkat pendapatan yang kurang memadai sebagai kelanjutan dari tingkat pendidikan yang rendah serta adat, kepercayaan dan tradisi-tradisi masyarakat yang berkaitan dengan kehamilan;


Upaya Mencegah
Sebenarnya, sebagian besar kematian ini dapat dicegah. Upaya pencegahan yang paling efektif adalah mengedukasi ibu hamil tentang kesadaran betapa pentingnya menjaga dan merawat kehamilan. Ibu hamil harus sadar bahwa kehamilan membutuhkan perawatan antenatal (ANC) dan perawatan postpartum (PNC).

Ibu hamil harus mendapatkan kemudahan dan kecepatan dalam mendapatkan akses perawatan menjelang persalinan, setidaknya 4 kali konsultasi dokter selama masa kehamilan. Ibu hamil juga harus mendapatkan kemudahan akses kepada tenaga medis dan keperawatan seperti dokter bersalin, bidan bersertifikat, perawat profesional baik pada saat persalinan maupun setelah persalinan.

Selain itu, ibu hamil dan keluarga idealnya memiliki pengetahuan dasar tentang praktek perawatan kesehatan. Dengan pengetahuan ini diharapkan ibu akan lebih mampu merawat dirinya dan bayinya, serta paham cara mencari penanganan di saat komplikasi terjadi.

Ibu hamil juga harus mampu memberdayakan dirinya sendiri dengan memanfaatkan fasilitas-fasiltas pendukung lainya. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi gadget yang dimilikinya untuk mendapatkan berbagai macam informasi berharga seputar kehamilan. 

Salah satu pemanfaat teknologi gadget bagi ibu hamil adalah dengan mengikuti program layanan berbasis SMS yakni SMSbunda yang dikembangkan oleh Jhpiego[1] dengan dukungan dari GE Foundation[2].

SMSbunda, Cara Kerja dan Manfaatnya
SMSbunda adalah layanan SMS GRATIS bagi siapa saja, baik ibu yang tengah hamil, baru saja melahirkan, maupun mereka yang jarang bersentuhan langsung dengan system kesehatan.

Dengan bergabung dengan program SMSbundaibu hamil akan mendapatkan informasi langsung ke HP yang dimilikinya selama kehamilan hingga masa nifas secara teratur. Informasi-informasi yang di dapat adalah tentang seputar perawatan antenatal (pra persalinan).

Di bulan terakhir kehamilan, SMSbunda akan mengirikan informasi hari hari pertama sesudah melahirkan (untuk ibu dan bayi). Sedangkan di bulan pertama kelahiran, SMSbunda akan mengirimkan informasi tentang kesehatan ibu dan bayi baru lahir.



Cara mendapatkan layanan ini pun mudah yakni cukup dengan mengirimkan sms dengan format sebagai berikut :

Cara Kerja SMSbunda
Daftar SMSbunda
Ganti Tanggal Persalinan
Daftarkan Teman

Jangkauan Layanan SMSbunda
SMSbunda menjangkau wilayah yang menjadi target program melalui kampanye massal. Hingga Pebruari 2016, SMSbunda telah menjangkau 222 kota/kabupaten di Indonesia dengan pengguna sebanyak 188.408. Jumlah ini akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Untuk keberhasilan program ini, SMSbunda (Jhpeigo) menggunakan pendekatan langsung dengan membekali para bidan dan petugas kesehatan masyarakat tentang layanan ini. Selanjutnya berbekal pengetahuan yang diperoleh para bidan dan petugas kesmas ini diharapkan mampu mendorong dan mendaftarkan klien mereka untuk menggunakan SMSbunda.

Agar sosialisasi penggunaan SMSbunda ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Jhpego juga memanfaatkan berbagai media untuk mempromosikan SMSBunda baik itu melalui surat kabar, radio maupun media sosial.

Spoiler data berikut menunjukkan progress penggunaan SMSbunda oleh masyarakat terutama ibu hamil sejak 2014 hingga 2016. (klik tombol "LIHAT" disisi kanan).

Perkembangan SMSbunda Per Pebruari 2016

Perkembangan SMSbunda
Persentase Pengguna Layanan SMSbunda Berdasar Cara Pendaftaran

Perkembangan SMSbunda
Jumlah SMS Dikirim Tahun 2014 - 2016


Testimoni Pengguna
Kesimpulan dn HImbauan
Nah, setelah membaca anotasi diatas, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut :

Angka kematian ibu hamil masih tinggi di Indonesia.
Faktor utama penyebab kematian ibu hamil adalah beberapa kejadian fisik selama kehamilan seperti pendarahan, eklampsia, infeksi dan sebagainya. Selain itu juga karena rendahnya tingkat kesadaran ibu hamil untuk memeriksakan diri tenaga medis. kondisi geografis dan socio-cultural.

Upaya pencegahan dilakukan dengan mengedukasi ibu hamil agar sadar pentingnya menjaga dan merawat kehamilan, memberi akses yang cepat terhadap tenaga mesdis maupun akses ke pusat-pusat kesehatan.

SMSbunda adalah GRATIS bagi siapapun tanpa dipungut biaya. Pengguna cukup mendaftarkan nomor HP yang dimilikinya ke 08118649468 dengan format SMS yang telah ditentukan.

Dengan melihat manfaat yang diperoleh, maka ibu cerdas pasti bergabung dengan program SMSbunda guna ikut serta menekan angka kematian ibu hamil saat melahirkan maupun sesudah kelahiran.

Socmed
Untuk mengenal lebih dekat dengan program SMSbunda, kunjungi official social media berikut ini :

 Facebook
 Twitter
 Instagram
 Website


[1] Jhpiego adalah sebuah organisasi internasional, afiliasi dari universitas Johns Hopkins— dirancang untuk memperbaiki kapasitas sekolah perawat untuk memastikan layanan kesehatan berkualitas tinggi bagi para perempuan dan keluarga. Penjelasan lanjut klik tautan www.jhpiego.org
[2] GE Foundation adalah lembaga nirlaba yang didirikan oleh General Electric. Penjelasan lanjut klik tautan berikut www.gefoundation.com
dan seterusnya.

References:
1. smsbunda.or.id
2. who.int
3. diningforwomen.org
4. depkes.go.id




Quote od The day

G+


8 comments

Namaku : Eksapedia, Komentarku begini nih : 6:44 PM WIB

Di simpen dulu mbak tipsnya, soalnya belum punya istri. Hehehe

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 8:57 PM WIB

ha..ha..ha... entar kalau menikah trus istrinya hamil jangan lupa ingatkan untuk daftar di SMSbunda ya mas...

Namaku : Helena, Komentarku begini nih : 9:26 PM WIB

Bagus banget program SMS Bunda ini. Buat daerah yang susah internet masih bisa dapat informasi melalui SMS. Btw layout postingannya cakeeeep. Mau belajar atur seperti ini dong mba

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 11:40 AM WIB

ya mbak...sangat berguna bagi daerah yang susah sinyal internet...

Namaku : Relita Aprisa, Komentarku begini nih : 12:10 PM WIB

Wah artikel punya mba yuni juga bagus mb. Semoga kita sama2 beruntung ya mba. Aamiin

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 7:29 PM WIB

Aamiin mbak...

oke tulisannya neng yuni, bisa referensi buat istriku nanti

Namaku : Yuni andriyani, Komentarku begini nih : 12:47 AM WIB

iya mas, segera cari istri trus suruh daftar SMSbunda..he..he..he..

HIMBAUAN BERKOMENTAR :
1. Tersenyum Dulu | 2. Berkomentarlah sesuai dengan artikel diatas | 3. Gunakan Open ID / Name Url / Google+ | 4. Gunakan Bahasa Yang Jelas | 5. Jaga Kesopanan Ingat Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE :) | 6. Jangan Nye-SPAM | 7. Maaf, link aktif otomatis terhapus| 8. Jangan Berpromosi | 9. Jangan minta transfer pulsa | 10. Begitulah.

RECENT


        Emak-Emak Blogger         Blogger Perempuan         Blogger Reporter Indonesia
Modified by Yuni Andriyani 2014. Diberdayakan oleh Blogger.